Postingan

Arkeolog Menemukan Senjata Peninggalan Hitler Super Roket V2 di Inggris

Jakarta - Tim dari Research Resource Archaeology sedang menggali dengan hati-hati temuan sisa-sisa Roket V2 yang menjadi senjata mematikan Adolf Hitler terkubur di sebuah ladang di Kent, Inggris. Denga sangat hati-hati, tim menggali kawah besar sedalam 14 kaki dan lebar 38 kaki karena masih terdapat bahan bakar di roket tersebut. Colin dan Sean Welch yang melakukan penggalian tersebut telah bekerja di lima situs V2 lainnya tetapi yang satu ini dikatakan unik. Colin mengatakan kepada Kent Online, roket yang ditembakan Nazi akan memasuki membentur tanah dengan sudut sekitar 70 derajat. "Kami biasanya berharap menemukan sisa-sisa paling banyak di sisi kawah terjauh dari titik masuk, tetapi ketika kami menggali di sini ternyata berbeda,"katanya seperti dikutip Express.co.uk, Selasa (28/9/2021). Tim memperkirakan kalau roket tersebut dilepaskan Nazi Jerman dari Belanda. Hanya butuh beberapa menit roket yang memiliki kecepatan 3.300 mil per jam itu untuk sampai ke Inggr...

Peneliti Menemukan Jejak Manusia Purba Yang Sudah Mendiami Dataran Tinggi Tibet Sejak 200,000 Tahun Lalu

Jakarta - Ada beberapa hal yang menarik ketika peneliti menemukan tapak tangan dan jejak kaki di Quesang, Dataran Tinggi Tibet. Jejak yang berasal dari 169.000 dan 226.000 tahun lalu ini, tampaknya dibuat dengan sengaja, sehingga dapat peneliti berpendapat jika itu adalah seni paling awal yang diketahui dari jenisnya. Seni yang dimaksud adalah seni parietal, bentuk ekspresi aesthetic kuno yang biasanya muncul di dinding gua tetapi juga dapat dibuat di tanah. Namun menariknya lagi, seperti dikutip dari Gizmodo, Senin (20/9/2021), jejak tangan ini merupakan bukti pendudukan manusia paling awal yang ditemukan hingga saat ini di Dataran Tinggi Tibet. Sebagai informasi Quasang berada di ketinggian lebih dari 4.200 meter dan akan menjadi dingin bahkan selama periode interglasial. Jejak tersebut dibuat di tempat yang dulunya merupakan lumpur di dekat Pemandian Air Panas Quesang. Lumpur kemudian berubah menjadi batu travertine-- batu kapur air tawar, selama ribuan tahun. Berdasa...

Sebuah Kubus Uranium Milik Hitler Yang Bisa Menghapus Inggris Dari Peta

Jakarta - Ketika perang dunia 2, Adolf Hitler memiliki rencana horor untuk menghapus Inggris dari peta menggunakan senjata nuklir yang reaktornya dibangun oleh Nazi Jerman. Dengan roket V2, rencananya Hitler akan mengirim bom nuklir itu ke Inggris. Dikutip dari Expres.co.uk, para peneliti Nazi menggunakan ratusan kubus uranium untuk mencoba membangun reaktor nuklir. Saat neutron membombardir atom uranium-235 di dalam kubus, atom-atom tersebut akan terbelah, melepaskan sejumlah besar energi. Nazi akhirnya gagal dalam upaya untuk mencapai terobosan dalam teknologi nuklir pada saat perang berakhir. Padahal di bulan Desember 1938, fisikawan Lise Meitner dan Otto Frisch membuat penemuan mengejutkan tentang fusi nuklir di laboratorium Berlin yang akan segera merevolusi fisika nuklir. Program senjata nuklir Jerman, yang secara casual dikenal sebagai Uranverein, melewati beberapa fase kerja, tetapi akhirnya dibekukan di tingkat laboratorium. Brittany Robertson dari Pacific North...

Apakah Pengunaan Nitrogen Cair Untuk Manusia Dan Apa Dampaknya?

Jakarta - Nitrogen cair adalah bentuk nitrogen yang mengalami proses distilasi dan disengaja diproduksi secara komersial. Nitrogen cair bersifat nontoksik, tidak berbau, dan tidak berwarna. Selain itu, bahan ini relatif aman dan tidak mudah terbakar.   Penggunaan nitrogen Nitrogen cair dipakai untuk berbagai kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan suhu dingin sebagai berikut: . Membekukan dan mendistribusikan makanan beku . Proses kriopreservasi untuk mengawetkan sampel biologis, seperti sperma, sel telur, dan sampel genetik hewan . Sebagai pendingin pada beberapa peralatan . Krioterapi untuk terapi pada kulit yang uncommon . Membekukan air pada pipa ketika tidak ada katup yang tersedia . Gastronomi molekuler, yaitu teknologi khusus untuk menyiapkan beberapa jenis makanan yang unik . Bahan pendingin untuk mesin di berbagai industri . Percobaan sains, seperti membuat es krim atau membuat kabut nitrogen Bahaya nitrogen Walaupun nitrogen memiliki banyak manfaa...

Penjelasan Sains, Mengapa Rel Kereta Menggunakan Batu?

Jakarta - Ditemukan pada tahun 1800-an, kereta api merupakan salah satu transportasi umum yang terus berkembang hingga saat ini. Di beberapa negara, kereta api telah menjadi transportasi modern yang canggih dengan fitur yang semakin memudahkan para penggunanya. Namun, apakah para pengguna kereta api pernah bertanya-tanya mengenai fungsi batu kerikil di rel kereta api? Dilansir dari Wonderful Engineering, batu-batu kerikil yang ada pada rel kereta api merupakan pemberat. Fungsi pemberat tersebut adalah untuk menahan ikatan kayu agar rel tetap di tempatnya. Pemberat lintasan ini pada dasarnya membentuk trackbed, yakni tempat bantalan kereta api disimpan. Pemberat rel diletakkan di antara bantalan, di location bawah, dan di sisi rel kereta api. Adapun bantalan rel kereta api adalah penyangga berbentuk persegi panjang yang biasanya dibuat tegak lurus terhadap rel. Bantalan rel kereta api biasanya dibuat dari kayu atau beton pre-stressed. Fungsi bantalan ini adalah untuk menaha...

Para Ahli Menemukan Antibodi LIama Ampuh Lawan Varian Delta, Masih Dalam Pengujian Ke Manusia

Jakarta -  Antibodi llama terbukti efektif melawan infection corona SARS-CoV-2 dalam uji coba di laboratorium, menurut pusat studi VIB-UGent Center for Medical Biotechnology di Belgia. Temuan ini word play here membuat para peneliti melanjutkan uji coba antibodi llama ke manusia. Antibodi llama yang dikumpulkan peneliti VIB-UGent berasal dari seekor llama bernama Winter season. Antibodi llama tersebut terbukti berhasil menumpulkan virulensi infeksi infection corona, termasuk varian Delta, dalam uji laboratorium. Peneliti menjelaskan, llama dan hewan keluarga unta lainnya memiliki antibodi yang ukurannya lebih kecil, lebih stabil, dan lebih mudah diproduksi dari antibodi yang dimiliki hewan mamalia lainnya. "Ukurannya yang kecil memungkinkan mereka mencapai target, menjangkau bagian virus yang sulit diakses dengan antibodi konvensional," kata pemimpin studi VIB-UGent, Xavier Saelens, kepada Reuters. Peneliti menjelaskan, antibodi llama berperan sebagai pelengkap suntikan vaksi...

Apakah Fenomena Blue Moon? Berikut Penjelasannya

Jakarta - Akhir pekan ini, tepatnya Minggu (22/8/2021), akan ada fenomena Bulan Biru atau Blue Moon. Namun hakikatnya bulan tak benar-benar berubah menjadi warna biru. Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Andi Pangerang, menjelaskan asal-usul historis istilah ini dan dua definisi yang berbeda mengenai Bulan Biru. Pertama Bulan Biru Musiman yakni bulan purnama ketiga dari salah satu musim astronomis yang di dalamnya terjadi empat kali bulan purnama. Kedua adalah Bulan Biru bulanan, yakni bulan purnama kedua dari salah satu bulan di dalam kalender Masehi yang di dalamnya terjadi dua kali Bulan Purnama. Adapun asal-usul historis istilah ini dan dua definisinya sebenarnya masih simpang siur dan kebanyakan pihak menganggapnya sebagai kesalahan interpretasi. Banyak orang meyakini istilah 'Bulan Biru' yang dimaknai sebagai sesuatu hal yang terjadi sangat langka berasal dari ketika kabut asap dan abu vulkanik dari letusan gunung berapi mengubah ...